Info Singkat Tempat Wisata Terbaik di Flores Barat

Komodo bukan hanya tentang buaya darat Komodo saja. Ada juga pantai berwarna pink, spot diving yang menantang, dan pemandangan Pulau Padar yang mempesona


tempatguru.com. Flores sangat kaya akan tempat wisata. Pada artikel kali ini TempatGuuru akan menyajikan Info Singkat Tempat Wisata Terbaik di Flores Barat. Selamat membaca.



Tempat Wisata Terbaik di Manggarai - Flores Barat


Flores dianugerahi sumber daya wisata yang lengkap, mulai dari biota laut yang beragam, pantai berpasir putih yang indah, satwa unik dan langka, danau yang indah dan unik, hingga peradaban yang masih terpelihara seperti desa, ritual, dan kesenian. Semuanya tersaji dalam artikel ini: Luar Biasa Flores: Sorotan 10 Tempat Wisata Manggarai dan Ngada.




Komodo Dragon & Taman Nasional Komodo

Taman Nasional sungguh kaya. Bukan hanya komodo dragon. Di sana ada keanekaragaman hewan-hewan liar dan macam-macam tumbuhan. Di sana ada juga kehidupan bawah laut yang kaya dan tempat-tempat dengan view yang spektakuler
Bukan hanya buaya darat, tapi ada banyak juga view yang indah



Selain Pulau Rinca, Pulau Komodo juga merupakan habitat alami kadal raksasa prasejarah, Varanus Komodoensis atau lebih dikenal dengan nama Komodo, sesuai dengan namanya yang diubah menjadi habitatnya. Saat Anda ke Komodo, jangan lewatkan beberapa spot wisata yang dapat memperkaya dan menguatkan kenangan Anda akan wisata Komodo. Jadi, jika Anda berencana mengunjungi Komodo, siapkanlah fasilitas pendukung yang memadai, seperti perlengkapan berenang dan snorkeling.


Komodo bukan hanya tentang buaya darat Komodo saja. Ada juga pantai berwarna pink, spot diving yang menantang, dan pemandangan Pulau Padar yang mempesona. Jadi, kalau ke Komodo, jangan hanya melihat komodo saja. Jika Anda tidak tertarik menyelam, setidaknya suruh pemandu wisata Anda mengunjungi Pantai Pink dan pemandangan Pulau Padar. Pastinya kalau ke Komodo kalian akan menginap di Labuan Bajo, kota yang sedang mempercantik diri.


Jangan lupa mengunjungi Pantai Pede, Gua Cermin, dan Bukit Cinta. Mengenai ketiganya, Anda bisa bertanya langsung kepada pemandu wisata Anda.


Informasi Penting: 


Sana Nggoang dan Lingko

Lingko adalah sistem pembagian tanah khas suku Manggarai yang ditarik dari satu titik pusat sehingga membentuk pola lahan pertanian mirip sarang laba-laba.
Lingko, sistem pembagian tanah masyarakat Manggarai, Flores Barat
gambar: gotravelindonesia.com


Dari Labuan Bajo, Anda bisa mengambil paket darat Flores untuk mengunjungi beberapa tempat wisata Flores sekaligus. Dalam perjalanan menuju Ruteng, Anda bisa mengunjungi Danau Sana Nggoang untuk menyaksikan keindahan danau dan koloni burung yang hanya terdapat di Flores.


Di Cancar, Anda bisa menyaksikan lingko, yaitu sistem pembagian tanah khas suku Manggarai yang ditarik dari satu titik pusat sehingga membentuk pola lahan pertanian mirip sarang laba-laba.

Danau Sana Nggoang, sebuah danau vulkanik  yang indah. Di sini sering berkumpul  koloni burung yang hanya terdapat di Flores.
Sano Nggoang, danau vulkanik dengan kedalaman 500 meter,
salah satu danau terdalam di Indonesia
gambar: indonesia-tourism.com


Ruteng adalah ibu kota Kabupaten Manggarai. Pada musim tertentu, Ruteng (bersama Bajawa) mempunyai cuaca dingin sedingin puncak Bromo. Oleh karena itu, jika Anda berencana mengunjungi Ruteng, Anda harus mempersiapkannya dengan matang.

Ruteng adalah ibu kota Kabupaten Manggarai. Pada musim tertentu, Ruteng (bersama Bajawa) mempunyai cuaca dingin sedingin puncak Bromo
Karena keindahannya, Ruteng dijuluki Praha dari Timur
gambar:flores.co


Ruteng adalah titik awal kunjungan Anda ke desa adat Wae Rebo dan situs manusia prasejarah Homo Floresiensis - Liang Bua.


Kampung Wae Rebo


Wae Rebo adalah sebuah desa kecil yang terletak di pegunungan berhutan lebat. Berada di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut dan dikelilingi hutan lebat, desa Wae Rebo menawarkan romantisme masa lalu bagi masyarakat zaman ini yang kehidupannya didominasi gaya hidup massal, instan, dan artifisial.

Wae Rebo adalah sebuah kampung tradisional suku Manggarai - Flores Barat  yang terletak di pegunungan berhutan lebat, di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut.
Wae Rebo Situs Rumah Adat suku Manggarai - Flores Barat
gambar: merdeka.com



Dengan menggunakan kendaraan, desa ini dapat ditempuh dalam waktu 3-4 jam dari Ruteng ke arah selatan. Desa Wae Rebo sangat direkomendasikan untuk dikunjungi karena di desa adat ini tujuh rumah adat Mbaru Niang masih berdiri kokoh. 

Kumpulan Rumah adat  ini meraih Award of Excellence yang diprakarsai Unesco sehubungan dengan upaya pelestarian warisan budaya. Dalam penghargaan tersebut, Mbaru Niang mengalahkan 42 kandidat lainnya dari 11 negara dan semakin dikenal wisatawan mancanegara.





Situs Liang Bua


Salah satu destinasi wisata di Flores yang wajib dikunjungi adalah situs Liang Bua yang terletak di Desa Rampasasa, Ruteng. Liang Bua atau Gua Sejuk merupakan gua alam yang memiliki panjang 50 meter, lebar 40 meter, dan tinggi 25 meter. Karena ukurannya yang besar, gua ini pernah digunakan sebagai tempat ibadah dan sekolah.

Liang Bua atau Gua Sejuk merupakan gua alam yang memiliki panjang 50 meter, lebar 40 meter, dan tinggi 25 meter. Berada di
Liang Bua, tempat ditemukannya fosil kerangka manusia purba Homo Floresiensis



Liang Bua dapat ditempuh dari Ruteng menuju Kuwus, pusat sekolah Saint Klaus, kemudian terus menurun ke arah utara. Liang Bua layak untuk dikunjungi karena di kedalaman 6 meter ditemukan cangkang manusia purba atau hominin.


Hominin yang kerangkanya ditemukan di Liang Bua adalah hobbit atau manusia Flores. Setelah direkonstruksi, tinggi hobbit hanya 60 cm dan berat hanya 25 kg. Ukuran tempurung otaknya hanya 430 cc (dibanding volume otak manusia normal yang 1.400 cc). Penemuan tersebut mengejutkan komunitas arkeologi di seluruh dunia karena menunjukkan jenis manusia purba yang berbeda dari yang diketahui saat ini dan memberikan perspektif baru bagi arkeologi secara umum. Karena sifatnya yang unik, manusia purba tersebut diberi nama baru yaitu Homo Floresiensis, sesuai dengan asalnya yaitu dari Flores.


Danau Ranamese

Danau Ranamese, berada di dalam hutan hujan tropis pegunungan Ranaka. perairan biru kehijauan
Rana Mese, 50 meter dari jalan trans Flores, mudah dijangkau, sayang untuk dilewatkan 
image: manusialembah.com


Dari Ruteng, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke arah timur menuju Bajawa. Anda akan melewati hutan hujan tropis di pegunungan Ranaka. Di dalam hutan, tak jauh dari jalan trans Flores di sisi kiri, terdapat objek wisata menarik yaitu Danau Ranamese. Dikelilingi hutan lebat dan perairan biru kehijauan, Ranamese memberikan kesan mistis yang kental bagi pengunjungnya.


Tak ada salahnya untuk berfoto selfie sejenak di sini. Hanya 7 menit dari jalan trans Flores sebelum menuju ke Kisol, pusat sekolah Seminari, sebuah lembaga pendidikan yang khusus mempersiapkan anak-anak Flores menjadi Imam atau Pastor di Gereja Katolik.


Selanjutnya pasti mampir ke Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur. Kota di pesisir Laut Sawu ini mempunyai tempat wisata pantai yang selalu ramai dikunjungi warga sekitar. Namanya Pantai Mborong. Dengan pasir putih kecoklatan, ombak kecil, dan area yang luas, pantai ini menjadi destinasi wisata favorit warga sekitar atau masyarakat yang melewati jalan trans Flores bagian selatan.



Pantai Mbolata dan Mausui

Pantai Mbolata dan Mausui berada di pantai selatan Manggarai Timur, di tepi laut Sawu yang ganas
Pantai Mbolata berpasir hitam pekat pemisah Laut Sawu dengan padang savana Mau Sui
Gambar: kompas.com/markus makur


Setelah melewati perkebunan setempat, Anda akan disuguhkan lapangan terbuka menuju pantai selatan. Ya, Anda sudah sampai di Wae Lengga. Di sini terdapat objek wisata pantai eksotis di Flores bernama pantai Mbolata dan Mausui, dua pantai dari sekian banyak tempat wisata di Flores.

Mau Sui adalah padang savana yang luas dan dijaga secara baik oleh sebuah suku penguasa setempat yang tetap mempertahankan tradisi peternakan
Mau Sui, sabana di daerah Wae Lengga - Manggarai Timur
gambar: kompas.com/Markus Makur


Pemandangan yang ditawarkan pantai-pantai ini sungguh spektakuler. Lautnya biru bersih dengan pantai berpasir. Tanah tersebut terdiri dari padang rumput yang luas seperti padang rumput raksasa. Padang rumput ini dibiarkan secara alami karena penduduk setempat beternak. Di arah timur laut, Gunung Inerie yang perkasa berdiri dengan segala kemegahannya.



Danau Rana Tonjong


Rana Tonjong adalah sebuah danau seluas 3,5 hektar yang terletak di Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Objek wisata ini terletak di Mangarai Timur bagian utara. 

Dengan luas 3,5 hektar dan  terletak di Desa Nanga Mbaling, Danau Rana Tonjong adalah Danau Lotus terbesar di Indonesia
Rana Tonjong, Danau Teratai Terbesar Kedua di Dunia di Flores 
Gambar: kumparan.com


Karena keunikannya, Rana Tonjong dinobatkan sebagai danau teratai terbesar kedua di dunia setelah danau serupa di India. Banyak yang mengakui Rana Tonjong sebagai destinasi wisata terindah di Indonesia, selain di Kabupaten Manggarai Timur, NTT.


Anda tidak akan menyesal mengunjungi objek wisata ini karena Anda bisa mengambil gambar-gambar terbaik yang ditawarkan tempat wisata ini.


Penutup 



Menariknya Flores Barat memang mengundang untuk dijelajahi! Semoga artikel ini memberi wawasan yang berharga. Selamat menjelajahi keindahan alam dan budaya Flores! 


Temukan lebih banyak petualangan menarik di tempat-tempat indah lainnya. Selalu siapkan kamera dan semangat petualangan!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url